Persediaan yang tertib dimulai dari data produk yang konsisten. Pastikan setiap barang memiliki nama, satuan, harga, serta lokasi stok yang jelas sebelum menentukan batas stok minimum.
Stok minimum membantu tim mengetahui kapan barang perlu dipesan kembali. Nilainya sebaiknya mempertimbangkan kecepatan penjualan, waktu tunggu supplier, pola musiman, dan ruang penyimpanan. Barang yang bergerak cepat tentu membutuhkan pendekatan berbeda dari barang yang jarang terjual.
Stock opname tetap diperlukan meskipun sistem sudah mencatat transaksi otomatis. Lakukan perhitungan fisik secara berkala lalu bandingkan dengan saldo sistem. Jika ada selisih, telusuri transaksi retur, transfer gudang, barang rusak, koreksi stok, atau transaksi yang belum tercatat.
Dengan riwayat pergerakan stok yang jelas, proses investigasi menjadi lebih mudah. Tujuannya bukan sekadar mendapatkan angka akhir yang sama, tetapi membangun prosedur agar penyebab selisih dapat diketahui dan dicegah berulang.
Kelola operasional dengan GOKASIR
Lihat fitur dan paket yang sesuai untuk tahap pertumbuhan usaha Anda.
Lihat Paket